Hadang, Permainan Tradisional yang Butuh Kelincahan hingga Kecerdikan!

Berlari mengecoh lawan dan melakukan penghadangan!

 

Ya, begitulah pola yang diterapkan ketika melangsungkan permainan hadang.

 

Hadang merupakan salah satu permainan tradisional yang tidak menggunakan alat apapun. Permainan ini dimainkan secara beregu. Masing-masing regu berjumlah delapan orang, terdiri dari lima orang pemain inti dan tiga orang pemain cadangan.

 

Aturan dalam permainan ini cukup sederhana. Kedua tim akan saling menyerang di area berbentuk persegi yang setiap garisnya diibaratkan pintu. Tugas tim penjaga adalah menjaga pintu agar tim penyerang tidak bisa melewati garis. Dalam hal ini, mereka harus menangkap atau memegang si penyerang.

 

Para pemain harus bisa melewati setiap garis yang dijaga ketat oleh lawan. Di sisi lain, setiap penjaga garis dapat mengejar lawan dengan bebas dari ujung ke ujung garis.

 

Inti dari permainan ini adalah melakukan penghadangan terhadap lawan agar mereka tak bisa melewati garis terakhir secara bolak-balik. Seluruh anggota tim harus secara lengkap melalui proses bolak-balik tersebut untuk meraih kemenangan.

 

Kelincahan dan kecerdikan sangat dibutuhkan untuk memenangkan permainan ini. Sementara itu, ada banyak manfaat positif yang bisa diperoleh dengan melakukan permaian hadang. Di antaranya sebut saja bisa melatih ketangkasan, kecepatan, hingga mampu meningkatkan kekuatan tubuh.

 

Permainan hadang punya sebutan berbeda-beda di setiap daerah. Di wilayah Jawa, permainan ini sering disebut gobak sodor, di Jakarta galah asin (galasin), sementara di Makassar lebih dikenal dengan main asing.

 

Fakta menarik lainnya, permainan ini konon diadaptasi dari bahasa Inggris, yakni Go Back Through the Door atau yang berarti kembali melewati pintu (sesuai aturan permainan). Karena sulit diucapkan, jadilah orang Indonesia menyebutnya gobak sodor.

 

Hadang jadi salah satu permainan rakyat yang dilombakan dalam ajang berskala internasional, The Association For International Sport for All (TAFISA) Games, beberapa tahun lalu di Jakarta. TAFISA merupakan agenda empat tahunan yang dikelola oleh berbagai negara dari lima benua. Berbagai lomba dalam acara ini pada dasarnya mengangkat permainan tradisional dari berbagai daerah di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

 

Sebagai informasi, permainan hadang akan dilombakan dalam acara Pekan Kebudayaan Nasional 2019 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI pada 7-13 Oktober 2019 di Istora Senayan, Jakarta. Perlombaan akan berlangsung selama dua hari, mulai dari 9-10 Oktober 2019.

 

Ayo, daftarkan segera tim anda https://lombapermainantradisional.daftarkan.online/  ikut lombaanya dan saksikan keseruannya hanya di Pekan Kebudayaan Nasional 2019!

Post A Comment