“Godfather of Broken Heart” Didi Kempot Siap Goyang Panggung Pekan Kebudayaan Nasional 2019

Pada 7-13 Oktober 2019 mendatang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI akan menggelar Pekan Kebudayaan Nasional 2019 di Istora Senayan, Jakarta. Sederet keseruan akan disuguhkan, mulai dari pertunjukan kebudayaan Indonesia hingga hiburan musik dari sejumlah musisi papan atas Tanah Air.

 

Dari sejumlah musisi yang akan tampil, satu sosok yang jadi pusat perhatian adalah Didi Kempot, penyanyi campursari yang belakangan sedang heboh karena mendapat julukan “Godfather of Broken Heart.” Ia akan menggoyang Panggung Siger pada hari ke empat Pekan Kebudayaan Nasional 2019.

 

Nama Didi Kempot mendadak populer kembali beberapa waktu belakangan. Uniknya, ada generasi muda di belakang fenomena ini. Anak-anak muda tersebut seolah dipersatukan untuk merayakan momen patah hati.

 

Usut punya usut, ‘bangkitnya’ kembali Didi Kempot ternyata berawal pada Juni lalu, ketika ia tengah tampil di Taman Balekambang, Surakarta. Tak disangka, banyak anak muda yang muncul di barisan penonton dan menyanyi dengan semangat.

 

Video anak-anak muda ini pun seketika viral di media sosial. Sejak saat itu, perbincangan tentang Didi kempot pun seolah tak pernah berhenti di dunia maya. Warganet berlomba-lomba membagikan lirik lagu Didi Kempot untuk menggambarkan kesedihan mereka.

 

Di kancah campursari, debut Didi Kempot dimulai pada akhir 1980-an. Sedangkan sukses besarnya lahir saat lagu “Stasiun Balapan” mengudara. Terkait jumlah karya, Didi Kempot mengklaim telah menciptakan puluhan album serta ratusan lagu. Saking banyaknya, ia terkadang lupa pernah menulisnya.

 

Kata Kempot yang tersemat di belakang nama Didi ternyata memiliki arti tersendiri dan mungkin belum banyak orang yang tahu. Kempot merupakan sebuah singkatan yang berarti Kelompok Pengamen Trotoar.

 

Menurut pengakuan Didi Kempot, ia mengawali karier sebagai musisi jalanan. Sebelum masuk dapur rekaman, ia kerap ngamen di Keprabon, kemudian hijrah ke Jakarta untuk mengadu nasib. Ia biasa kumpul di Bundaran Slipi dan dari situlah muncul Kelompok Pengamen Trotoar (Kempot).

 

Bagaimana, Sahabat Budaya, siap bergoyang bersama “Godfather of Broken Heart” di Pekan Kebudayaan Nasional 2019?

13 Comments
  • Fradika diandra devarani
    Posted at 01:33h, 07 October Reply

    Nonton yukkk

  • Dian Titis Ayu Insani
    Posted at 16:59h, 07 October Reply

    Saya mau ikut menghadiri acara ini 💟

    • admin
      Posted at 22:17h, 07 October Reply

      Ayo kita sukseskan indonesia bahagia

  • Ary
    Posted at 08:35h, 08 October Reply

    Ambyar 😘

  • yunia
    Posted at 10:32h, 08 October Reply

    tiket habis.. apakah bisa datang tanpa tiket?

  • Hadi Fitrianto
    Posted at 15:18h, 09 October Reply

    Pakde Didi tampilnya di hari Kamis jam berapa ya?

    • admin
      Posted at 23:49h, 09 October Reply

      DIDI KEMPOT
      KAMIS, 10 OKTOBER 2019
      PANGGUNG SIGER, PARKIR SELATAN
      WAKTU, 20.15 – 21.15

  • Enrico Lazuardi
    Posted at 23:14h, 09 October Reply

    Didi kempot on stage jam berapa ya?

    • Maul hakim
      Posted at 06:53h, 10 October Reply

      Pak de didi jam brp tampilnya?

  • Damar gombes
    Posted at 11:38h, 10 October Reply

    mangkatttttt …. bend ra ambyarrrrr

  • andre kalideres
    Posted at 12:21h, 10 October Reply

    siap ambyarrrrrrr

  • Aqil Tebe
    Posted at 12:36h, 10 October Reply

    Ayo dulur ambyarrrr!!

  • Anggista krisdamayanti
    Posted at 15:47h, 11 October Reply

    🙂

Post A Comment